Sunday, 26 May 2013
You are here: Home Konservasi Kawasan TWA Tanjung Keluang

Informasi Terkini

Keluarga Besar Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H. Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

TAMAN WISATA ALAM TANJUNG KELUANG PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 12 June 2010 21:12

TWA T.KELUANG
back_f2  Set 1/11  next_f2

 

Dasar Penunjukan :

Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 046/Kpts-II/1984 tanggal 12 Maret 1984

luas : + 2.000 ha.

 

Letak

Secara geografis berada di 111°42” – 111°45” BT dan 3°42” – 3°55” LS, sedangkan untuk administrasi pemerintahan berada di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Propinsi Kalimantan Tengah.

 

Ekosistem

Termasuk tipe ekosistem pantai dengan hamparan pasir putih dan laut yang tenang, adanya tumbuhan cemara khas pantai dan mangrove merupakan panorama yang indah.

Tumbuhan yang membentuk sabuk hijau bervariasi dari golongan mangrove sejati (bakau, pidada, api-api, nipah, nirih) dan non sejati (seperti pandan laut, bogem, cemara laut, kelapa) serta tumbuhan formasi pescarpae, seperti katang-katang, kacang laut, rumput teki, rumput gulung yang diselingi tanaman pionir dan tumbuhan dari ciri ekosistem lain.

 

Iklim dan Curah Hujan

Secara umum iklim di Kab. Kotawaringin Barat beriklim tropis yang dipengaruhi oleh musim kemarau / kering dan musim hujan. Musim kemarau pada bulan Juni sampai dengan September sedangkan musim penghujan antara bulan Oktober sampai dengan Mei. Curah hujan tahunan berkisar 32,505 mm. Suhu maksimum berkisar 31,1º C dan suhu minimum sekitar 22,0º C. Dengan kelembaban udara sekitar 87,08%.

 

Potensi Wisata

Pantai Tanjung Keluang terbentuk dari hamparan pasir putih bersih dengan laut tenang, sangat cocok untuk berenang dan berjemur sambil menikmati pesona pantai yang khas, juga dapat dikembangkan sebagai lokasi pemancingan laut. Pantai ini langsung menghadap ke Laut Jawa, pantai ini jauh dari keramaian sehingga wisatawan yang mendambakan ketenangan dan keheningan alam akan dapat menjumpainya di tempai ini. Kawasan ini apabila dikembangkan memiliki potensi wisata pantai yang menarik, merupakan tujuan alternatif wisata alam setelah TN Tanjung Puting. Potensi pengunjung sangat tinggi terutama pada hari minggu atau hari libur. Pengunjung di daerah wisata Bugam Raya biasanya juga melanjutkan kunjungan mereka menuju Tanjung Keluang, tapi mereka hanya membayar retibusi untuk masuk daerah wisata Bugam Raya saja, untuk TWA Tanjung Keluang belum ada penarikan retribusi. Dalam pengelolaannya, staf SKW II yang ditugaskan tidak dapat maksimal sehubungan karena kendala transportasi fasilitas di dalam kawasan.

 

Cara Mencapai Lokasi

- Jakarta – Pangkalan Bun atau Semarang – Pangkalan Bun dapat dengan penerbangan komersil.

- Dilanjutkan dengan kendaraan darat selama ± 30 menit perjalanan dengan menggunakan mobil, jarak dari kota Pangkalan Bun ke lokasi (Desa Kubu) ± 30 km.

- Dari Pantai Kubu dilanjutkan dengan kendaraan air (klotok) ± 15 menit.

 

Last Updated on Saturday, 19 June 2010 03:03